Kerap Jadi Langganan Banjir Rob, Aina Resah dan Cemas Sehingga Sulit Tidur

Tim_Wow    •    Rabu, 22 Juni 2022 | 14:52 WIB
Lokal
Kondisi talud kampung Tanjung Laut, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Muntok. (ag/wb)
Kondisi talud kampung Tanjung Laut, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Muntok. (ag/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com --  Aina (36) warga Kampung Tanjung Laut Kecamatan Muntok mengaku resah dan cemas, bahkan sulit tidur akhir-akhir ini. Ia merasa khawatir dengan gelombang pasang yang kerap datang secara tiba-tiba.

Jika gelombang pasang itu datang, otomatis rumahnya yang berada di pesisir pantai pasti terendam banjir rob. Maka ia dan beserta anggota keluarga akan disibukan dengan mengangkut barang-barang rumah tangga agar tidak terendam air laut.

"Warga resah kalau air pasang besar. Kami bimbang untuk tidur, takut air laut tiba-tiba besar dan kami harus mengangkat barang-barang ke tempat lebih tinggi sehingga tidak terendam," ungkap Aina, Rabu (22/6/2022) kepada wowbabel.

Diakui Aina, jika terjadi banjir rob, pemerintah sudah menyiapkan tempat untuk berteduh sembari menunggu air laut surut. Namun tentunya mereka tidak seterusnya mengharapkan bantuan itu. Mereka juga ingin tidur dan tinggal lebih tentang dan tidak terus-menerus dihantui air laut.

Aina tidak sendirian, ada ratusan warga yang bermukim di lokasi tersebut, mereka pun merasakan hal yang sama. Resah dan khawatir jika gelombang pasang datang.

Menurut Aina salah satu penyebab kampung mereka terendam banjir rob adalah tidak berfungsinya talud yang ada di bibir pantai. Lantaran talud tersebut sudah dalam kondisi rusak.



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL