Angka Putus Sekolah Tinggi di Babar, Rukiman: Butuh Peran Aktif Semua Pihak

Tim_Wow    •    Kamis, 23 Juni 2022 | 16:51 WIB
Lokal
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Bangka Barat, Rukiman.(ag/wb)
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Bangka Barat, Rukiman.(ag/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com --Tingginya angka putus sekolah tingkat SD hingga SMK/SMA di daerah Kabupaten Bangka Barat harus menjadi perhatian serius pemerintah dan pihak orang tua.

Baca Juga : Dalam Waktu Tiga Tahun, 613 Anak di Bangka Barat Putus Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Bangka Barat, Rukiman berharap semua anak yang putus sekolah agar kembali ke sekolah baik formal maupun non formal.

"Kami harapkan untuk anak-anak yang tidak sekolah untuk dapat kembali bersekolah baik itu sekolah formal, maupun sekolah kesetaraan, yaitu paket A, B dan C," tutur Rukiman, Kamis (23/6/2022). 

Menurut, Rukiman tujuan Indonesia pintar ialah anak-anak yang putus sekolah tetap dapat kembali bersekolah baik itu sekolah formal maupun non formal.

"Kami sebagai Kepala Dinas tetap berkomitmen anak-anak Bangka Barat yang usia sekolah itu jangan sampai ada yang tidak bersekolah. Agar anak-anak itu tidak terjerumus ke hal- hal yang tidak diinginkan," harap Rukiman.

Rukiman menjelaskan jika anak-anak di dalam lingkungan sekolah mengalami masalah segera datang ke Disdikpora Bangka Barat untuk mendapatkan solusi dan masukan.

"Kalau ada masalah silakan datang langsung ke Disdikpora apa permasalahannya supaya mendapatkan solusi, agar anak di usia sekolah itu dari tingkat SD , SMP dan tingkat SMK/SMA  tetap bersekolah," Jelasnya. 

Dikatakan, Rukiman meskipun tingkat SMK/SMA itu kewenangan Provinsi namun masih di wilayah Bangka Barat jadi, pihaknya tetap mendorong semuanya agar tetap bersekolah.

Selanjutnya, Rukiman menyampaikan untuk masalah tingginya angka pelajar putus sekolah ini, dirinya berharap semua pihak dapat berperan aktif dalam permasalahan tersebut.

"Tanggung jawab pendidikan itu semua elemen baik pihak orang tua, keluarga, masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda. Semuanya mari bersinergi membina agar semua anak-anak di Bangka Barat tetap bersekolah," tukasnya.(ag/wb) 



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL