Banyak CPNS dan PPPK Kementerian Mengundurkan Diri, BKPSDM Kota Pangkalpinang Pastikan Tak Ada yang Mundur

Ginta Gusti Pranata    •    Kamis, 23 Juni 2022 | 15:04 WIB
Lokal
Caption: Pelantikan dan Penyerahan SK CPNS dan PPPK Kota Pangkalpinang, Senin ( 9/5/2022) lalu. (gn/wb)
Caption: Pelantikan dan Penyerahan SK CPNS dan PPPK Kota Pangkalpinang, Senin ( 9/5/2022) lalu. (gn/wb)

PANGKALPINANG, wowbabel.com -- Maraknya berita pengunduran diri ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kementerian Pusat pada akhir akhir ini, diduga lantaran tak sesuai dengan besaran gaji dan tunjangan yang diterima pada instansi terdaftar. 

Ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pangkalpinang, Fahrizal menyampaikan bahwa untuk di Kota Pangkalpiang tidak ada CPNS dan tenaga PPPK yang mengundurkan diri.

Ia melanjutkan CPNS dan PPPK Kota Pangkalpinang saat ini menjalani masa percobaan selama satu tahun masa bakti guna diangkatnya menjadi ASN atau Aparatur Sipil Negara. Ia memastikan hingga hari ini belum ada temuan atau laporan yang masuk mengenai penunduran diri CPNS dan PPPK di Kota Pangkalpinang.

Sebagai informasi, sebelumnya sebanyak 429 CPNS dan tenaga PPPK resmi dilantik melalui penyerahan SK (Surat Keputusan) oleh Wali Kota Pangkalpinang pada Senin (9/5/2022) yang lalu.

Fahrizal memaparkan terkait kasus pengunduran CPNS dan PPPK ini, pada tahun 2020 ada beberapa yang mengundurkan diri. Akan tetapi hal ini berbeda mekanisme karna belum sampai tahapan pemberkasan.

"CASN (Calon Aparatur Sipil Negara) yang mengundurkan diri tersebut mengajukan permohonannya sebelum dilakukan pemberkasan. Sehingga, formasi yang sempat dilamar tidak kosong karena digantikan oleh CASN dengan urutan setelahnya," ungkap Fahrizal, Kamis (23/6/2022).

Ia berpendapat, posisi yang ditinggalkan masih bisa tergantikan jika para CPNS dan PPPK ini belum ditetapkan NIP nya atau Nomor Induk Pegawai. Maka prosesnya akan secara otomatis tergantikan oleh CASN lain atau yang berada pada tepat dibawah peserta yang mengajukan mengundurkan diri tersebut. 

Sementara itu, menurutnya hal ini berlandaskan pada Pasal 54 di Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor 27 Tahun 2021 bahwa pelamar yang dinyatakan lulus seleksi CPNS diangkat dan ditetapkan sebagai calon PNS setelah mendapat persetujuan teknis oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan penetapan NIP dari Kepala BKN.

"Jadi bisa ganti di bawahnya jadi kebutuhan ASN kita terpenuhi, tetapi kalau pas mau dilantik dan mundur tidak bisa diganti. Kalau NIP sudah keluar itu tidak bisa digantikan," tukas Fahrizal. (gn/wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL