Ratusan Pil Ekstasi Gagal Beredar di Kota Pangkalpinang

Firman    •    Kamis, 23 Juni 2022 | 13:40 WIB
Lokal
Caption: Tim Gabungan menangkap dua pelaku pengedar ekstasi. (IST)
Caption: Tim Gabungan menangkap dua pelaku pengedar ekstasi. (IST)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com-- Ratusan pil ekstasi gagal beredar di Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung.

Ratusan pil ekstasi tersebut diamankan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bangka Belitung dari dua orang yang diduga sebagai pemilik barang haram itu.

Penangkapan terhadap keduanya anggota BNNP Babel di bantu ajaran Polsek Bukit Intan, Polres Pangkalpinang, di sebuah warung bakso daerah kawasan kampus Muhammadiyah, Kelurahan Keramat, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang, Rabu (22/6/2022) kemarin.

Kedua pelaku yang ditangkap BNNP atas nama Z dan R, keduanya diduga sindikat pengedar pil ektasi. 

Menurut Kabid Berantas BNNP Kombes (Pol) Dinnar Winargo yang memimpin langsung penangkap kedua pelaku barang bukti yang diamankan dari keduanya ada ratusan butir pil ektasi.

Dirinya juga menyebutkan, penangkapan tersebut berawal adanya informasi, kalau di sekitar jalan kampus Muhammadiyah, akan ada transaksi narkoba, dari situ, Dinnar memerintahkan anggota untuk menyebar di sekitar lokasi.

"Awalnya kami menangkap R, yang baru saja mengambil paketan narkoba, karena panik R terjatuh, berikut plastik merah berisi narkoba jenis pil ekstasi," kata Dinnar.

Lanjutnya, dari hasil penangkapan terhadap R petugas langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap pelaku lainnya atas nama Z.

"Jadi dari menangkap R itu, kami kembangkan dan berhasil menangkap Z yang penyuplai pil ektasi," ujarnya.

"Untuk jumlah barang bukti, kita belum hitung karena masih pengembangan, cuma predikisinya sekitar 250 hingga 500 butir," kata Kabid berantas BNNP Babel.

Selain itu dikatakannya, sejauh ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan, guna memastikan jumlah barang-barangnya.

"Barang bukti yang berhasil diamankan tersebut, di bungkus dalam 5 paket," ucapnya.

Ditambahkannya, usai menangkap Z yang merupakan penyuplai dan R penerima pil ektasi, anggota BNNP Babel, kembali melakukan pengembangan, pengembangan dilakukan ke rumah kontrakan Z, yang letaknya tak jauh dari kampus Muhammadiyah, Kelurahan Keramat, Kecamatan Bukit Intan.

Dari rumah kontrakan tersebut, petugas  kembali mengamankan tiga orang teman Z. Saat itu ketiganya, tengah berada di rumah kontrakan Z.

"Ketiga orang tersebut merupakan rekan dari Z, dari tiga orang tersebut, satu dinyatakan positif narkoba, dan saat dilakukan pengembangan ke rumah kontrakan Z, saat dites urine satu diantaranya positif narkoba," kata Dinnar.

Lebih lanjutnya dikatakan Dinnar, dari  penggeledahan di rumah kontrakan Z, petugas tidak menemukan barang bukti narkoba, namun sejauh ini pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut, termasuk memburu jaringan lain di atas keduanya. 

"Di kontrakannya Z tadi, kami tidak menemukan barang bukti tambahan, cuma sampai saat ini masih terus kami kembangkan," ungkapnya. (fn/wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL