Saham TINS Ikut-ikutan Anjlok

Abeng    •    Kamis, 23 Juni 2022 | 09:55 WIB
Ekonomi
Ilustrasi. (net)
Ilustrasi. (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com –- Kejatuhan harga timah dunia mempengaruhi pergerakan saham PT Timah Tbk (TINS) sebagai produsen utama timah di Indonesia. Dalam.dua hari berturut saham TINS terkoreksi.

Pada pembukaan  perdagangan di Busa Efek Indonsia (BEI), Kamis (22/3/6), saham TINS terpantau melemah 40.poin atau 2,48% menjadi Rp1.575 per.saham. TINS melanjutkan penurunan  tajam  pada penutupan perdagangan  kemarin sebesar 120 poin atau 6,92% menjadi Rp1.615 per saham. 

Di pasar komoditas dunia,  harga timah jatuh ke level harga terendah baru pada Rabu (22/6/2022). Timah Shanghai Furutures Exchange (SHFE) merosot setelah dibuka sejak pagi hari dan turun lebih dari 3%. 

Saham TINS masuk dalam top loser bersama saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) turun 6,82 persen ke Rp123, dan saham PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS) turun 6,74 persen ke Rp83.

Pada perdagangan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada sesi terakhir perdagangan ditutup menurun 59,76 poin atau 0,85 persen ke 6.984,31.

Pada penutupan perdagangan, terdapat 174 saham menguat, 346 saham melemah dan 168 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp24,08 triliun dari 25,31 miliar saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 0,74 persen ke 1.010,493, indeks JII menurun 0,63 persen ke 586,29, indeks IDX30 turun 0,87 persen ke 539,57 dan indeks MNC36 menurun 0,94 persen ke 332,033.

Investor asing melakukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp139,13 miliar dengan sasar jual terhadap saham BBRI sebanyak Rp67,7 miliar, ANTM sebanyak Rp66,5 miliar, dan BBNI sebanyak Rp47,6 miliar.  

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) naik 24,43 persen ke Rp550, PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU) naik 17,58 persen ke Rp107 dan saham PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) naik 11,38 persen ke Rp186. (wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL