Jelang Akhir Tahun, Harga Cabai 'Sundul Langit'

Endi    •    Selasa, 26 Desember 2017 | 14:00 WIB
Ekonomi
Pedagang sedang melayani pembeli cabai, di Pasar Pagi, Kota Pangkalpinang, Selasa (26/12). (dag)
Pedagang sedang melayani pembeli cabai, di Pasar Pagi, Kota Pangkalpinang, Selasa (26/12). (dag)

WOWPANGKALPINANG -- Seolah sudah menjadi tradisi tahunan, jelang pergantian tahun, harga sejumlah kebutuhan pokok merangkak naik. Salah satunya harga komoditi cabai.

Pantauan wowbabel di pasar tradisional Pangkalpinang, baik cabai rawit maupun cabai merah besar mengalami kenaikan cukup signifikan, bahkan sudah diatas angka 50 persen.

"Kalau cabai kecil kita jual sekarang ini Rp 50 ribu lebih, biasanya Rp 30 ribu, cabai besar kita jual R p44 ribu, biasanya cuma Rp 33 ribu," ungkap Nita, salah satu pedagang di Pasar Pagi Pangkalpinang, Selasa (26/12).

Menurut Nita, kenaikan harga tersebut sudah terjadi sejal awal Desember lalu dan masih bertahan hingga kini.

"Rata-rata semua naik, cuma yang lainnya masih stabil karena kenaikannya tidak terlalu banyak seperti harga cabai. Biasanya harga ini masih akan naik hingga pergantian tahun nanti," katanya.

Faktor cuaca buruk menurut pedagang, menjadi penyebab tidak stabilnya harga cabai, karena banyak petani gagal panen. Belum lagi stok cabai di tingkat petani lokal tidak bisa menutupi kebutuhan pasar. Mau tak mau stok barang harus didatangkan dari luar daerah, sementara cuaca buruk mengakibatkan barang dari luar daerah tidak bisa masuk ke Pangkalpinang.

Bukan hanya pedagang yang mengeluhkan kodisi harga pangan saat ini, pembeli tentunya sangat merasa dampak kenaikan harga pangan ini dan berharap ada solusi dari pemerintah setempat untuk mengatasi masalah yang sudah menjadi tradisi



1   2