Mayat Eren Tergeletak di Pinggir Pantai Tanjung Ru

Dani    •    Jumat, 10 Agustus 2018 | 14:40 WIB
Lokal
Tim Identifikasi dan petugas medis sedang melakukan visum terhadap mayat Eren di Puskesmas Desa Bakit.(ham)
Tim Identifikasi dan petugas medis sedang melakukan visum terhadap mayat Eren di Puskesmas Desa Bakit.(ham)

WOWPARITTIGA – Warga Desa Bakit Kecamatan Parittiga yang berada di sekitar Pelabuhan Tanjung Ru, Jumat (10/8/2018) pagi, dikagetkan dengan penemuan sosok mayat seorang pria di sekitar pelabuhan tersebut.

Sosok mayat yang mengenakan baju kaos dan bercelana jeans tersebut tergeletak di pinggir pantai sekitar Pelabuhan Tanjung Ru. Warga yang pertama kali melihat sosok mayat tersebut adalah Heri dan Darma, keduanya driver speedboad di Tanjung Ru.

Ketika itu sekitar pukul 05.30 WIB, Heri dan Darma melihat ada orang yang terbaring di pinggir pantai. Merasa penasaran Darma dan rekan-rekanya mendekati orang tersebut  yang ternyata adalah Eren (44) warga Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu dan bekerja di Kapal Isap Parama. Setelah dicek ternyata Eren sudah tidak bernyawa lagi.

Heri dan Darma sempat panik dan langsung melaporkan hal itu ke Babhinkamtibmas Desa Bakit yakni Brigpol Riris Manurung. Kabar penemuan mayat pun membuat warga sekitar heboh dan berbondong-bondong menuju ke lokasi.

Brigpol Riris Manurung selanjutnya menghubungi Tim Opsnal Unit Reskrim dan Unit Intelkam Polsek Jebus untuk membantu penanganan kasus ini. Saat dilakukan olah TKP ditemukan beberapa kaleng ir serta alat bantu pernapasan di saku milik Eren. Selanjutnya mayat Eren dibawa ke Puskesmas Desa Bakit untuk divisum.

Kasat Reskrim Polres Bangka Barat AKP Rais Muin seizin Kapolres Bangka Barat menjelaskan dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan . Di



1   2