Metamorfosis RS Bakti Timah

ADVERTORIAL    •    Sabtu, 06 Oktober 2018 | 20:30 WIB
Ekonomi
Acara Peresmian Klinik Pratama Bakti Timah Aik Rayak Tanjung Pandan - Belitung dibuka oleh Dirut PT RSBT, juga Baksos Khitanan Massal. Acara ini juga dihadiri oleh Kabid Dinkes, Ka BPJS Tanjung Pandan, Ka BKKBN, Camat, Kades, Direktur RSUD & Ketua IDI Kab Belitung. (Ist)
Acara Peresmian Klinik Pratama Bakti Timah Aik Rayak Tanjung Pandan - Belitung dibuka oleh Dirut PT RSBT, juga Baksos Khitanan Massal. Acara ini juga dihadiri oleh Kabid Dinkes, Ka BPJS Tanjung Pandan, Ka BKKBN, Camat, Kades, Direktur RSUD & Ketua IDI Kab Belitung. (Ist)

WOWPANGKALPINANG - Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) terus bermetamorfosis. Perusahaan di bawah anak PT Timah Tbk ini terus berbenah. 

Tak semata mengejar keuntungan di era kompetisi bisnis rumah sakit yang makin merebak. Fungsi pelayanan kesehatan yang adil dan berkualitas kepada masyarakat tetap jadi prinsip. 

Tak mudah memang mengelola dua  tujuan berbeda, antara bisnis dan sosial yang saling berpunggung.

Pembenahan terus-menerus dikejar RSBT sejak berdiri sebagai perusahaan terbatas (PT) di tahun 2015. Secara internal dengan perbaikan kualitas layanan kesehatan, sumber daya manusia,efisiensi, infrastruktur hingga memperluas jangkauan bisnis telah dilampaui. 

Cara ini cukup ampuh memadukan dua fungsi utama sebuah bisnis rumah sakit. Bahkan, pengelola RSBT sudah pasang ancang-ancang untuk berlari lebih kencang menyongsong korporasi penyedia jasa layanan kesehatan yang efisien dan berstandar internasional.

Direktur Utama PT RSBT, Yennita mengakui tak mudah untuk mengelola bisnis rumah sakit sebagai bisnis yang padat modal, padat teknologi, juga padat sumber daya manusia. 

Inilah tantangan yang dihadapi jajaran RSBT ketika berdiri sebagai PT. Langkah awal dengan meningkatkan kualitas SDM yang saat ini sudah berjumlah 1400 orang. Dari seorang dokter spesialis yang sudah ahlinya hingga karyawan lapisan terbawah.

"Yang jadi tantangan besar di bisnis rumah sakit ini adalah pengembangan SDM karena mengedepankan hospitality. Orang



1   2      3