Pabrik CPO Dipastikan Berdiri di Desa Jeriji

Tim_Wow    •    Jumat, 08 Maret 2019 | 22:28 WIB
Lokal
Pertemuan antara perwakilan masyarakat Desa Jeriji dan Desa Serdang untuk membahas lahan pembangunan pabrik CPO.(as/wb)
Pertemuan antara perwakilan masyarakat Desa Jeriji dan Desa Serdang untuk membahas lahan pembangunan pabrik CPO.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Lokasi pembangunan pabrik pengolahan Crude Parm Oil (CPO) di Desa Jeriji, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) dipastikan masih berada di kawasan desa setempat. Hal itu sebagaimana disampaikan Camat Kecamatan Toboali, Jusvinar.

"Merujuk kepada peta rupa bumi tahun 2003 dan data Badan Informasi Geospasial (BIG) yang terbaru hasil konsultasi Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perhubungan (PUPRP) Basel, maka wilayah pembangunan pabrik CPO tersebut dipastikan sepenuhnya berada dalam wilayah Desa Jeriji," tegas Jusvinar, Rabu (6/3/2019).

Berdasarkan data peta serta BIG, diharapkan kedua Desa, yakni Desa Jeriji dan Serdang dan menjadika nhal itu sebagai rujukan dan  tidak ada lagi permasalahan lahan antar kedua desa tersebut.

"Kita hanya memaparkan data saja, karena peta dan data itu bukan kita yang buat tetapi BIG selaku lembaga negara yang punya otoritas melakukan itu," imbuh Jusvinar

"Untuk itu marilah kita sikapi permasalahan ini dengan arif dan bijak, tetap jaga Kamtibmas di desa masing-masing. Kalau memang masih ada pihak yang belum menerima hasil pemaparan tersebut mari kita musyawarahkan,” ajak Jusvinar.

Sebelumnya pembangunan pabrik pengolahan CPO di Desa Jeriji  menuai kontroversial setelah Desa Serdang mengklaim ada sebagian lahan yang akan dibangun pabrik masuk ke Desa Serdang.

Menyikapi perihal tersebut, pihak Kecamatan Toboali, Rabu (6/3/2019) lal



1   2