Pendiri Ikatan Vespa Indonesia Keluhkan Mahalnya Tarif Penyeberangan ke Babel

Bonel. (Dede/wowbabel)
Bonel. (Dede/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Sejumlah anggota Komunitas Scooter Club (Vespa) se-Pulau Jawa telah hadir di event Temu Scooter Serumpun Sebalai 2019 yang diselenggarakan di Kepulauan Bangka Belitung tepatnya di kawasan Pasar Modern Pangkalpinang.

"Kita rombongan dari berbagai daerah se-Pulau Jawa. Jumlah kita 127 orang, membawa 99 unit motor. Dan datangnya tadi siang," ujar Bonel selaku koordinator Scooter Club se-pulau Jawa, Jumat (9/3/2019) malam.

Bonel yang juga salah satu pendiri Ikatan Vespa Indonesia, dalam kunjungannya ke Bangka Belitung, mengungkapkan kendala selama melakukan perjalanan ke Babel. Tarif penyeberangan dinilai Bonel terlalu tinggi.

"Jika pemerintah setempat seandainya bisa bekerjasama dengan pihak Departemen Perhubungan Laut atau juga kapal yang berdomisili disini minimal untuk meringankan biaya transportasi setidaknya 30 sampai 40 persen sudah sangat membantu. Jadi kita tidak diberatkan untuk biaya balik pulang," tukasnya.

Untuk itu, Bonel mengatakan, imbas perputaran uang tersebut nantinya akan ada. Selama perjalanan kemana-mana setiap komunitas pasti membawa uang, dan pastinya akan berbelanja di Bangka Belitung.

"Jika ada 500 motor, satu orang membawa uang satu juta akan hadir perputaran ekonomi disini. Jadi teman-teman yang diberatkan hanya biaya transportasi. Untuk silaturahmi ya gak sulit," kata Bonel.

"Namun ketika saya pulang nanti, ceritanya prawisata. Tentang prawisata Pulau Bangka Belitung. Parawisata pantai di Bangka Belitung begitu indah dikarenakan rata-rata pasir pantainya ketika diinjak tidak berbekas. Nggak seperti di pantai lainnya di Indonesia. Di Indonesia yang belum saya kunjungi hanya Sulawesi," tutur Bonel.

Selain itu, adanya jembatan Emas yang bisa buka tutup, menurut Bonel, dalam sepengetahuannya hal tersebut hanya ada di jembatan Ampera (Palembang). Tapi di Babel ternyata ada juga, dan masih aktif. Namun di jembatan Ampera sudah tidak aktif lagi.

"Tidak semuanya prawisata lokal mengetahui itu. Terus tempat pengasingan jaman Bung Karno di Muntok, dan masih banyak tempat prawisata lainnya," tambahnya. (Dede/wowbabel)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL