Kewirausahaan dan Digital Harus Diperkenalkan ke Mahasiswa

Endi    •    Kamis, 11 April 2019 | 17:23 WIB
Ekonomi
M. Rosihan, pakar asosiasi e-commerce Indonesia. (Wowbabel)
M. Rosihan, pakar asosiasi e-commerce Indonesia. (Wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Paradigma sempit sebagian besar mahasiswa yang cenderung mengiginkan bekerja di sektor formal setelah lulus kuliah dan belum sepenuhnya melihat peluang terbuka lebar menyusul terbukanya akses pasar modal melalui jaringan internet, mengundang keprihatinan pakar asosiasi e-commerce Indonesia, Muhammad Rosihan.

Menurut Rosihan, generasi muda khususnya mahasiswa harus lebih diperkenalkan dengan kewirausahaan dan literasi digital, sehingga dapat melihat dan menangkap peluang usaha e-commerce dan menjadi wiraswastawan tangguh dengan memanfaatkan infrastruktur internet yang sudah disiapkan dan dikembangkan pemerintah.

"Tidak mungkin semua sektor formal itu bisa menampung semua soal urusan kerja dan sangkat penting dimasa mahasiswa mengajarkan mereka tentang kewirausahaan yang mengarah kemanfaatan potensi digital," kata Rosihan, saat mengunjungi Pangkalpinang, belum lama ini.

"Kewirausahaan dan digital diperkenalkan secara bersamaan supaya setelah mereka lulus punya alternatif, bisa berwirausaha jika tidak bekerja di sektor formal," sambungnya.

Rosihan juga mengapresiasi langkah pemerintah untuk mengembangkan infrastruktur internet, yang telah membuka ruang dan kesempatan bagi pemuda-pemudi Indonesia, untuk memulai usaha mandiri kreatif yang harus diimbangi dengan keinginan generasi muda untuk memetik manfaat maksimal dan bukan sekadar menggunakan untuk bersosialisasi di dunia maya saja.

"Kami menyarankan



1   2