Pedagang Pasar Inpres Protes Tak Dapat Lapak

Dwi H Putra    •    Selasa, 23 April 2019 | 18:17 WIB
Ekonomi
Sri Lestari, pedagang lama yang protes tidak mendapat lapak di Pasar Inpres yang sudah direnovasi Pemkab Bangka. (Dwi HP/wowbabel)
Sri Lestari, pedagang lama yang protes tidak mendapat lapak di Pasar Inpres yang sudah direnovasi Pemkab Bangka. (Dwi HP/wowbabel)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Pedagang lama di Pasar Inpres Sungailiat protes sebab tidak mendapatkan lapak rumah toko (ruko) setelah dilakukan renovasi pada tahun 2018 lalu oleh Pemerintah Kabupaten Bangka. 

Salah seorang pedagang, Sri Lestari mengaku tidak mendapatkan jatah lapak lagi setelah proses pembangunan pasar beserta ruko selesai dibangun beberapa bulan terakhir. 

"Saya sudah berjualan sejak tahun 2012 lalu, tapi setelah selesai renovasi saya tidak dapat lapak lagi, padahal sebelumnya saya dapat lapak," keluh Sri di Sungailiat kepada sejumlah awak media, Selasa (23/4/2019). 

"Janjinya semua pedagang dapat lapak, tapi kemarin saya cek nama saya tidak ada, padahal saya sudah kasih KTP dan KK kepada petugasnya dan ikut mendaftar," ujar ibu dua anak tersebut.

Sri juga mempertanyakan adanya pedagang baru yang justru mendapatkan ruko, terkesan petugas mengesampingkan pedagang lama seperti dirinya.

"Pedagang lama kemarin sekitar sembilan orang, sedangkan jumlah ruko sekarang ada 15,tapi saya tidak dapat dan justru ada pedagang baru yang dapat," sesal Sri. 

Hal senada diungkapkan Atin, penjual lontong sayur tersebut juga tidak mendapatkan lapak untuk berjualan di pasar yang ada di Kelurahan Sri Menanti itu.

"Saya juga tidak dapat lapak, padahal sudah lebih dari 10 tahun berjualan disini," kata Atin. 

Meskipun begitu, ia tidak terlalu mempermasalahkan pembagian lapak tersebut karena ia sudah mend



1   2