KIS Sadai Mulai Aktivitas, Korea Bangun Pabrik Hilirisasi Timah

Aston    •    Kamis, 25 April 2019 | 15:01 WIB
Lokal
Foto design Kawasan Industri Sadai di Kecamatan Tukak Sadai, Bangka Selatan.(ist)
Foto design Kawasan Industri Sadai di Kecamatan Tukak Sadai, Bangka Selatan.(ist)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Kawasan Industri Sadai (KIS) Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dilirik Korea. Negeri Ginseng tersebut dikabarkan akan membangun pabrik hilirisasi timah di kawasan KIS Sadai.

Seperti dikutip dari website Humas & Protokol Pemprov Babel, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, telah melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan yakni, PT Songwon Internasional, Rabu (24/4/2019).

Bahkan, dalam pertemuan tersebut, Erzaldi menyambut baik rencana investasi PT Songwon Internasional, terkait pembangunan pabrik atau hilirisasi Timah di Kawasan Industri Sadai.

Erzaldi mengatakan, Pemprov Babel bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan telah menyiapkan lahan untuk pembangunan PT Songwon Internasional yang terletak di Kawasan Industri Sadai Bangka Selatan.

“PT Songwon Internasional ini, sudah delapan bulan memfollow up berkenanan dengan keinginan kita melakukan hilirisasi timah ini. Mereka berencana memindahkan secara bertahap investasi mereka yang ada di Korea,” ujar Gubernur saat melakukan pertemuan dengan Jajaran PT Songwon Internasional di Ruang Tanjung Pendem Lantai II Kantor Gubernur Babel, Rabu (24/4/2019).

“Pemprov dan Kabupupaten Bangka Selatan sudah welcome, lokasi ada di kawasan industri, izin sudah komplit,” sambung Erzaldi.

Sementara itu, Arie Koiji selaku Leader Market Center Tin PT Songwon Internasional Group, melalui translate bahasanya mengatakan, PT Songwon Internasional adalah perusahaan global yang produknya 20 persen dari timah, kemudian di jual ke negara Eropa, Amerika dan Negara Asia.

PT Songwon Internasional, akan melibatkan perusahaan-perusahaan lokal dalam melakukan hilirisasi produknya.

“Kita akan bekerjasama, bukan berkompetisi. Oleh sebab itu, perusahan kami akan bekerjasama dengan perusahan lokal,” imbuhnya.

Terpisah, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Babel Yanuar mengatakan, keinginan PT Songwon investasi ke Babel, karena harga produksinya lebih murah ketimbang di negara China, dan jika jadi berinvestasi di Babel, tentunya akan menyerap tenaga kerja.

“Mereka juga menginginkan kerjasama dengan PT Timah, kerena hasil produk mereka 20 persen dari timah,” terang Asisten Setda.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Erzaldi juga turut didampingi Asisten Setda Babel Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Yanuar, Kepala Biro Perekonomian Setda Babel, Kepala Dinas ESDM, Dinas Penanaan Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Direktur PT Timah beserta jajaranya, dan Direktur BUMD Babel Saparudin.

Untuk diketahui, Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer dalam kebijakan pembangunannya memang fokus pembangunan berbasis kawasan, salah satunya menjadikan Sadai sebagai kawasan industri.

Justiar menginginkan Sadai yang dinilai sangat strategis untuk dikembangkan menjadi kawasan industri, sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan serta meningkatkan perekonomian Kabupaten Bangka Selatan dalam beberapa tahun ke depan.

Saat ini geliat Kawasan Industri Sadai mulai tampak, pembangunan sudah dimulai, salah satunya datang dari Negeri Ginseng Korea yang berniat menanam investasi di Kawasan Industri Sadai dengan membangun Pabrik Hilirisasi Timah.(as/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL