Kurir Narkoba Ngaku Tiga Kali Bawa Sabu dari Malaysia ke Babel

Lima orang tersangka kasus narkoba berhasil diringkus BNN Provinsi Bangka Belitung dan tim gabungan.(fn/wb)
Lima orang tersangka kasus narkoba berhasil diringkus BNN Provinsi Bangka Belitung dan tim gabungan.(fn/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Provinsi Bangka Belitung (Babel) bersama tim gabungan seperti pihak Polda Babel, Bea Cukai Pangkalpinang serta KSOP CabangĀ  Muntok Kabupaten Bangka Barat, pada 13 Mei 2019 berhasil mengamankan narkoba jenis sabu sebanyak enam kilogram dan 1.758 butir ekstasi biru, 3.029 butir ekstasi hijau dan 31 butir happy five.

Kepala BNNP Bangka Belitung, Brigjen (Pol) Nanang Hadiyanto mengatakan sebelumnya mereka sudah berkoordinasi dengan pihak terkait lantaran adanya informasi akan masuknya sabu-sabu dari Malaysia melalui Selat Panjang menuju Bangka Belitung. Kemudian tim gabungan berhasil mengidentifikasi empat orang kurir menggunakan 2 (dua) mobil dari arah Tembilahan menuju Palembang.

"Dari hasil penyelidikan, hanya satu mobil menyeberang ke wilayah Babel, pengejaran pun dilakukan hari Senin, tanggal 13 Mei sekira pukul 00.30 WIB malam," ujarnya dalam konferensi pers kepada awak media di Kantor BNNP Babel, Pangkalpinang, Jumat (17/5/2019) yang didampingi Kapolda Babel Brigen (Pol) Isono, Gubernur Babel, Ketua Pengadilan Tinggi, pihak Kejaksaan dan Bea Cukai.

Lebih lanjut Nanag mengatakan kemudian tim gabungan mengamankan tiga orang tersangka berinisial HDS, AAS, dan AM di atas sebuah kapal saat hendak bersandar di Pelabuhan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

"Kemudian kita melakukan penggeledahan dan petugas menemukan satu tas besar di dalam mobil yang dikendarai ketiga tersangka. Di dalam tas berisi enam kilogram sabu, 1.758 butir tablet ekstasi biru, 3.029 butir tablet ekstasi hijau dan 31 butir happy five," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan Nanang menambahkan, para tersangka mengaku sudah tiga kali menyelundupkan sabu ke Babel, kemudian tersangka dan barang bukti digiring ke Kantor BNNP guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya berdasarkan UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika pelaku SM dikenakan: Pasal 114 ayat (2) barang bukti melebihi lima gram, dipidana mati atau penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimum.

Pasal 112 ayat (2) melebihi lima gram dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimum.

Pasal 115 ayat (1) setiap orang membawa, mengirim, mengangkut, atau mentransito Narkotika Golongan I, dipidana penjara paling singkatĀ  4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta rupiah dan paling banyak Rp 8 M.(fn/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL