KIP CAS I Tenggelam di Perairan Desa Ketap Jebus

Chairul Aprizal    •    Rabu, 07 Agustus 2019 | 23:14 WIB
Lokal
KIP CAS I dan tiga unit KIP lain yang terparkir ri perairan desa ketap Jebus. (Chairul/wowbabel)
KIP CAS I dan tiga unit KIP lain yang terparkir ri perairan desa ketap Jebus. (Chairul/wowbabel)

MUNTOK, www.wowbabel.com - KIP (Kapal Isap Produksi) CAS I tenggelam hingga memakan separuh badan kapal di perairan Lubuk Bundar desa Ketap kecamatan Jebus kabupaten Bangka Barat (Babar), Selasa (6/8/2019) kemarin.

Salah satu warga setempat yang berprofesi sebagai penambang, bernama Ijan menyebutkan kejadian itu diketahuinya siang hari.

"Saya taunya siangnya itu memang benar tenggelam tapi tidak habis, sebab loadernya kejepit," ujarnya.

Dijelaskannya kalau penyebab KIP CAS I mitra PT.Timah itu tenggelam lantaran Tanah di permukaan laut yang longsor menimbun loader kapal yang sedang beroperasi sehingga menekan kapal ke bawah.

Berdasarkan pantauan wartawan saat ke lokasi, Rabu (7/8/2019) siang, kondisi KIP masih dalam keadaan tenggelam separuh badan dengan diapit tiga unit KIP lainnya yakni Rejeki Bersaudara, Primajaya I, dan Metropolitan I.

KIP CAS I tersebut terlihat dekat dengan bibir pantai hanya berada dalam jarak beberapa mil saja.

Kepala Desa Ketap, Indra yang disebut-sebut warga setempat sebagai kordinator Kapal KIP CAS I, membantah dirinya terlibat mengurusi KIP.

"Ya memang sebetulnya kalau dilapangan kami sih tidak ada ngordinir sebetulnya, ya kalau kapal itu kita taulah," ujarnya ketika dikonfirmasi via telepon, Rabu (7/8/2019).

"Soalnya kitakan pas ada bongkar ada buruh kuli kita pakai orang kampung, kita cuma nurunin dari kapal turun



1   2