Pemkab Babar Diminta Benahi Data Warga Miskin Pengguna BPJS Daerah

Chairul Aprizal    •    Jumat, 09 Agustus 2019 | 13:41 WIB
Lokal
Ketua DPRD Bangka Barat, Drs. Samsir. (Chairul/wowbabel)
Ketua DPRD Bangka Barat, Drs. Samsir. (Chairul/wowbabel)

MUNTOK, www.wowbabel.com - Ketua DPRD Bangka Barat (Babar), Drs. Samsir meminta BPJS Kesehatan meringankan aturannya kepada masyarakat, dikarenakan Pemkab Babar sudah ada MoU dengan BPJS Kesehatan.

"Diberikan kemudahanlah untuk pelayanan terhadap masyarakat, artinya MoU yang kita buat bahkan mereka minta seratus persen itukan Bangka Barat masuk BPJS itu," ujar Samsir.

Samsir mengatakan, masalah banyaknya warga kurang mampu atau miskin yang belum terakomodir kuota PBI (Penerima Bantuan Iuran), sudah sering disampaikan setiap kali ada pembahasan anggaran.

"Kita sering menyampaikan tolong Bangka Barat itu punya data tersendiri validasi data yang betul-betul akurat kita tidak mempermasalahkan entah di Disdukcapil, entah itu Dinas Sosial dengan pemerintah desa ataupun Dinas Kesehatan, tetapi harus kolaborasi di dinas itu," tukasnya.

Samsir menyatakan, pemerintah harus segera membentuk tim untuk memvalidasi data terkait warga kurang mampu agar kedepannya seluruh bantuan bukan hanya terkait BPJS Kesehatan saja yang dapat tersalurkan ke semua masyarakat Babar.

"Kalau itu tidak dilakukan selamanya Bangka Barat itu akan terkendala masalah data, selama ini kita tidak mampu karena hanya mengacu pada data BPS ternyata selama ini kita menggunakan BPS justru bermasalah banyak orang yang tidak mampu yang tidak tercover di BDT (Basis Data Terpadu)," lanjutnya.

Samsir juga mempertanyakan



1   2