Polisi Bekuk Penjual Tramadol di Hari Kemerdekaan

Aston    •    Minggu, 18 Agustus 2019 | 14:27 WIB
Lokal
Tersangka penjual pil setan Tramadol diamankan dtim dari Polsek Air Gegas. (Astoni/wowbabel)
Tersangka penjual pil setan Tramadol diamankan dtim dari Polsek Air Gegas. (Astoni/wowbabel)

AIR GEGAS, www.wowbabel.com -- Bertepatan hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2019, Junaidi alias Junai (34)  Warga Desa Rangas, Kecamatan Air Gegas, Bangka Selatan (Basel) digelandang petugas ke Mapolsek Air Gegas karena kedapatan menjual obat golangan G jenis Tremadol tanpa izin. 

Warga sekitar dibuat resah dengan kelakuan Junai yang menjual obat terlarang jenis tramadol di desa setempat. Obat yang mestinya didapat menggunakan resep dokter itu justru di jual bebas.

Ironinya, Tramadol yang mengandung zat penenang dan jika disalahgunakan dapat memabukan itu sasaran pembelinya adalah pemuda.

Bisnis terlarang Junai akhirnya terendus pihak kepolisian Kecamatan Air Gegas. Setelah melakukan penyelidikan, sekira pukul 13.00 WIB, petugas menggerebek kediaman Junai. Dari kediaman Junai ditemukan sedikitnya 406 butir obat terlarang, terdiri 14 keping 135 butir, tremadol 206 butir, dan trandosik 63 butir. Setiap butir tremadol dijual seharga Rp30ribu,

Kepada petugas Junai tidak dapat menunjukkan izin menjual obat-obatan golongan G tersebut dan digelandang petugas ke Mapolsek Air Gegas. 

Kapolres mengatakan, tersangka memang sudah masuk dalam daftar operasi (TO). 

"Oelaku memang susah menjadi TO karena telah lama meresahkan masyrakat,  hasil penyelidikan akhirnya pelaku perusak generasi bangsa ini berhasil kita amankan, " ujar Kapolres melalui Kabag Ops, Kompol Rusnoto. 

Junai disan



1   2